Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Tips dan Trik Menulis Teks Pidato yang Benar

Tips dan Trik Menulis Teks Pidato yang Benar - Pidato merupakan hal yang tidak semua orang bisa melakukannya. Berbicara di hadapan banyak orang bukanlah merupakan hal yang mudah. Oleh karena itu, hampir setiap orang yang ingin berpidato pasti akan menuliskan terlebih dahulu apa yang ingin disampaikan saat berpidato. Namun apakah teman – teman tahu bagaimana menulis pidato yang benar? Berikut ini adalah tips dan trik menulis pidato yang benar.

1. Tulishlah beberapa kalimat yang mudah diingat orang lain


Dalam menulis pidato, pikirkan juga kalimat yang mudah diingat orang lain. Kalimat ini dapat berupa quote yang teman – teman ambil dari seorang ahli / orang terkenal atau kalimat yang kalian buat sendiri. Ingatlah bahwa kalimat tersebut tidak harus panjang, namun cukup singkat agar mudah tertangkap dan diingat oleh orang lain. Fungsi dari kalimat ini adalah sebagai attention graber (menarik perhatian orang lain) sehingga setiap orang yang mendengar pidato kalian nantinya akan lebih mengenang isi dari apa yang kalian sampaikan.

2. Tulislah pidato kalian sesuai dengan struktur yang tepat


Setiap jenis teks pasti memiliki struktur, begitu pula halnya dengan teks pidato. Struktur teks pidato yaitu pembuka, isi, dan penutup. Umumnya setiap pidato ditulis dengan struktur demikian. Namun, apakah dengan mengetahui struktur seperti itu saja sudah cukup? Saat menulis pidato, hal yang terpenting yang harus kalian pikirkan baik – baik adalah pada bagian isi. Teman – teman harus tahu bahwa hal yang diharapkan oleh para pendengar saat mendengarkan pidato kalian adalah arah dan tujuan pidato. Mereka ingin tahu kemana arah pidato kalian dan mengapa. Oleh karena itu, rancang dan tulislah struktur teks pidato kalian dengam baik. Hal yang perlu diingat adalah tulis teks pidato sesederhana mungkin. Saat kalian menulis teks pidato, buanglah hal – hal yang dianggap tidak perlu, terlalu berlebihan, bertentangan, atau bahkan membingungkan. Jika terdapat hal / bagian yang tidak mendukung pesan dari pidato kalian, lebih baik hapuslah bagian tersebut.

Advertisement

3. Jangan buang – buang waktu pada saat bagian pembuka


Banyak orang menghabiskan sebagian waktu pidatonya pada bagian pembukaan. Teman – teman harus tahu bahwa bagian pembukaan adalah bagian dimana para pendengar sedang aktif-aktifnya mendengar dan menyimak apa yang akan kita sampaikan. Oleh karena itu, jangan menghabiskan banyak waktu pada saat pembukaan. Tentulah kalian membutuhkan waktu untuk memberi salam, mengucapkan terima kasih, dan menyesuaikan diri pada saat di atas panggung. Namun, kalian juga dapat menambahkan hal – hal menarik yang dapat meningkatkan perhatian para pendengar pidato. Teman – teman dapat membagikan sebuah fakta mengejutan atau data menarik terkait dengan tema pidato kalian. Hal lain yang dapat kalian lakukan adalah memberikan sebuah pertanyaan terkait topik pidato kalian dan biarkan para pendengar menebak jawabannya. Pertanyaan menarik tersebut akan membuat para pendengar lebih tertarik untuk mendengar pidato kalian lebih lanjut.

4. Cari tahu siapa yang akan menjadi pendengar pidato


Hal utama yang perlu teman – teman tahu adalah siapa yang akan menjadi pendengar pidato, kenapa mereka perlu mendengarkan pidato kalian, dan apa yang mereka inginkan saat mendengar pidato kalian. Beberapa pertanyaan tersebut akan membantu kalian menyusun teks pidato secara tersusun sehingga para pendengar akan lebih mudah memahami isi pidato yang telah kalian sampaikan. Perlu kalian ingat bahwa dalam menulis sebuah teks pidato juga membutuhkan harapan dari para pendengar pidato nantinya, apakah harapan tersebut akan digunakan untuk memberi informasi, memotivasi, atau bahkan memberikan tantangan. Sebagai contoh, jika kalian akan menyampaikan pidato dalam situasi formal, kalian dapat membuat teks pidato yang berisi hal – hal bersemangat dan meningkatkan motivasi. Oleh karena itu, untuk menuliskan hal yang tepat dibutuhkan pengetahuan yang cukup tentang siapa yang akan mendengar pidato kalian.

5. Bersikap santai saat berpidato


Diri kalian dan pesan yang akan disampaikan adalah satu kesatuan. Oleh karena itu, gerak tubuh dan bagaimana cara kalian menyampaikan pesan serta isi pidato kalian kepada para pendengar sangatlah penting. Hal tersebut karena jika kamu membuat para pendegar terkesan dengan penampilanmu dan juga gerak tubuhmu, maka mereka akan tertarik untuk mendengarkan apa yang akan kamu ucapkan. Jika kalian merasa gugup berbicara di depan umum, kalian dapat memulai dengan menceritakan sedikit tentang diri kalian dan hal tersebut juga dapat digunakan sebagai jembatan antara bagian pembukaan dan juga isi pidato. Ingatlah bahwa saat menyampaikan sebuah pidato, kamu harus menjadi dirimu sendiri.

6. Ulangi bagian penting dari isi pidato


Dalam menulis sebuah teks pidato, tulis kembali bagian / poin penting pada isi pidato. Poin tersebut bisa berupa tujuan atau pesan yang ingin kalian sampaikan saat menyampaikan pidato. Ulangilah kembali frasa, kata, atau kalimat yang berhubungan dengan poin penting tersebut. Hal ini akan membuat para pendengar lebih mengingat apa yang sedang kamu sampaikan karena mereka mendengar hal tersebut berulang – ulang. Beberapa orang mungkin akan berpikir kenapa kalian mengulang hal yang sama atau bahkan merasa terganggu. Namun apa yang mereka pikirkan / rasakan pada hari ini tidaklah penting, namun mungkin mereka akan tetap mengingat isi pidatomu beberapa bulan kedepan karena hal yang kalian ulang – ulang tersebut sehingga membuat mereka semakin mengingatmu.

Demikianlah tips dan trik menulis pidato yang benar. Semoga penjelasan singkat di atas dapat membantu teman – teman menulis teks pidato dengan lebih baik lagi. Terima kasih.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top