Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

loading...

Contoh Teks Eksposisi Tentang Ekonomi Terbaru

Contoh Teks Eksposisi Tentang Ekonomi - Teks eksposisi adalah teks yang di dalamnya berisikan beberapa penjelasan mengenai informasi dan pengetahuan tentang suatu topik pembahasan tertentu. Fungsi dari teks eksposisi adalah menyajikan pengetahuan kepada pembaca agar pembaca memahami dan mengerti secara utuh berkenaan dengan informasi yang dijelaskan dalam teks.

Berikut adalah contoh teks eksposisi tentang ekonomi :

Contoh 1:
Globalisasi Ekonomi di Indonesia


Globalisasi perekonomian tak ubahnya sebuah proses kegiatan ekonomi terutama dalam aspek perdagangan dimana seluruh dunia menjadi satu kesatuan pasar tanpa rintangan batas teritorial negara. Dalam pengertian lain adalah adanya keterkaitan erat antara ekonomi nasional dan ekonomi internasional. Banyak sekali produk luar negeri yang sudah melekat dengan warga Indonesia dan produk Indonesia pun juga di ekspor. Contoh nyata dari pengaruh globalisasi ekonomi ini adalah adanya pasar bebas. Namun pada kenyataannya masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana proses dan berjalannya globalisasi ekonomi. Sehingga pelaku kegiatan ekonomi pada umumnya tidak tahu apa saja manfaat dari globalisasi ekonomi dan kerugian yang harus ditanggung oleh Indonesia akibat globalisasi ekonomi.

Adanya pasar bebas akibat globalisasi membuat berdampak positif bagi perekonomian di Indonesia. Diantaranya adalah semakin terbukanya pasar produk-produk ekspor (global) ke dalam pasar domestik dan terbukanya peluang pasar produk dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif guna meluaskan jaringan produk Indonesia. Dengan adanya kemudahan dalam melakukan aktivitas ekspor maupun impor, sehingga dengan mudah pula memperoleh barang yang dibutuhkan. Ketika hendak mengetahui mengenai informasi perdagangan dunia juga dirasa semakin mudah dikarenakan teknologi informasi dan komunikasi bisnis sudah semakin maju. Akses investasi dari luar negeri juga akan lebih mudah masuk ke Indonesia, misalnya perusahaan asing dapat membuat pabrik di Indonesia dan membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat Indonesia. Dengan adanya hal tersebut, tentu kesempatan kerja akan terbuka lebar dan secara tidak langsung akan mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Dengan adanya kegiatan aktivitas perekonomian global, secara tidak langsung juga dapat memperkenalkan budaya dan pariwisata Indonesia, hal ini dapat dimanfaatkan dengan adanya pembukaan tempat pariwisata baru dengan memperdayakan masyarakat Indonesia. Selain membantu perekonomian masyarakat Indonesia juga sebagai ajang promosi mengenalkan Indonesia kepada masyarakat dunia.

Disisi lain permasalahan karena adanya globalisasi ekonomi bersumber dari ketidakpastian ekonomi di Indonesia dalam persaingan pasar yang semakin hari semakin bebas. Diantara dampak negatifnya adalah pertumbuhan dan perdagangan luar negeri cepat berkembang karena modal serta teknologi yang digunakan sudah demikian maju. Akibatnya perusahaan dalam negeri akan tertinggal jauh dari produksi yang dihasilkan. Sehingga berdampak pada lambannya produksi di Indonesia yang berdampak pada dominasi produk asing di dalam negeri. Jika impor lebih tinggi dan tidak dapat bersaing dengan ekspor akibat buruknya pada neraca pembayaran. Ketika hal tersebut terjadi maka keuangan dalam negeri tidak stabil karena banyaknya dana mengalir ke luar negeri. Sebaliknya negara yang kuat modalnya akan semakin banyak keuntungannya sehingga kapitalisme akan menguasai sistem perekonomian, sehingga yang lemah semakin terpinggirkan. Kenyataan lain yang harus diterima dari globalisasi ekonomi adalah tenaga asing yang masuk ke Indonesia lebih dihargai karena kualitasnya yang lebih baik dari orang asli Indonesia, sebabnya sama saja pengangguran akan bertambah.

Adanya globalisasi di bidang ekonomi membuat prekonomian dunia seakan tanpa tabir yang memisahkan antar negara bahkan benua sekalipun. Maka sebagai warga negara yang peduli akan pertumbuhan ekonomi dalam negeri, kita harus benar-benar mampu memanfaatkan situasi terkini dalam hal ini adalah pasar bebas. Jangan sampai perekonomian kita justru malah jatuh oleh bangsa asing. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan memulai peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia agar dapat menciptakan produk-produk berkualitas dan berdaya saing di pasar domestik maupun internasional.

Advertisement

Contoh 2 :
Peran Wirausaha bagi Perkembangan Ekonomi dalam Negeri


Kewirausahaan atau wirausaha adalah kemandirian dalam upaya pemenuhan kebutuhan akan hajat hidup secara mandiri. Wirausaha lebih menekankan pada bagaimana menghadapi risiko atau ketidakpastian. Dewasa ini kesadaran masyarakat untuk mulai berwirausaha mulai tumbuh dan geliatnya semakin terlihat. Hal tersebut dapat dilihat dari persentasi jumlah karyawan yang mengundurkan diri demi menjalani hidup sebagai wirausahawan, sebagian besar lulusan perguruan tinggi yang memilih untuk berwirausaha dari pada menjadi karyawan, mulai mengalirnya dana bantuan untuk usaha kecil dan menengah, dan lain sebagainya.

Wirausaha memiliki banyak peran dalam hal perkembangan perekonomian yang ada pada suatu negara. Diantaranya ialah sebagai berikut :

1. Dengan berwirausaha, selain keuntungan pribadi yang dihasilkan juga secara langsung dapat membantu orang lain agar dapat lebih produktif. Ketika memutuskan untuk berwirausaha, tentu dalam perjalanannya akan membutuhkan karyawan yang akan membantu pekerjaan produksi dan lain sebagainya. Sadat ataupun tidak aktivitas wirausaha secara langsung dapan mengurangi jumlah pengangguran yang ada di Indonesia.
2. Wirausaha dalam bentuk barang dan jasa mampu meningkatkan PDB (Produk Domestik Bruto) sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tentunya dengan meningkatnya PDB akan diikuti oleh pendapatan perkapita masyarakat yang meningkat. 
3. Hasil produksi barang atau jasa yang sudah mampu bersaing dengan hasil produksi luar negeri akan berdampak pada meningkatnya permintaan ekspor sehingga dapat pula meningkatkan devisa negara. 
4. Pelaku usaha besar dan sukses akan memperbesar investasi dalam negeri, sehingga menambah produksi nasional akan mengurangi dan ketidaktergantungan oleh investor asing.

Dalam merintis usaha tentunya tidak terlepas dari hambatan dan tantangan. Salah satu diantaranya adalah kurangnya pengetahuan dibidang ini. kebanyakan orang tidak mengenal apa itu kewirausahaan, sehingga tidak tahu akan memulai wirausaha dalam bidang apa, bagaimana prosesnya,  bagaimana mengambil keuntungan dan menanggung risiko. Jika pengetahuan dalam bidang wirausaha minim, maka kreatifitasnya juga terbatas, sehingga tidak mampu berpikir panjang menciptakan produk yang unik dan diminati oleh masyarakat. namun perlu dipahami bahwa wirausaha adalah suatu upaya yang memiliki peran sangat penting dalam meningkatkan perekonomian suatu negara. Namun disamping itu, harus mewaspadai hambatan dan tantangan yang kemungkinan terjadi baik di awal ketika hendak membuka usaha atau ketika usaha sedang berjalan. 

Sumber :
http://informasiana.com/contoh-teks-eksposisi-lengkap-dengan-strukturnya/
http://www.kitapunya.net/2015/12/dampak-positif-dan-negatif-globalisasi.html

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top