Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

loading...

Contoh Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1

Contoh Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas 9 Semester 1

Bacalah teks di bawah ini.

Toni the Rossi

Suatu sore menjelang malam di pinggiran kota, sebuah sepeda motor melaju sangat kencang. Seorang pemuda tanggung berada di belakang kemudi kuda besi itu. Toni Alamsyah nama pemuda itu. Dia adalah seorang pemuda yang sangat mahir mengendarai motor. Tidak jarang ia mengikuti kejuaraan balap motor amatir dan menyabet juara. Karena kehebatannya, teman-teman Toni memberikan julukan Toni the Rossi padanya.
“Cepat sekali kau datang, Ton,” ujar seorang paman pemilik counter hape, Paman Ijul. Sambil terkekeh, Toni menanggapi Paman Ijul, “Hehehe, gimana tidak cepat? Ada promo diskon hape yang ingin saya beli. Ya langsung ngebut ke sini deh.” Paman Ijul hanya bisa menggeleng. Ia lalu menunjukkan hape terbaru yang ingin dibeli Toni.
Setelah mendapatkan hape yang diinginkan, Toni pamit pulang.  Paman Ijul tidak lupa mengingatkan Toni untuk tidak ngebut di jalan. “Ton, kamu kan sudah dapat hape yang kamu inginkan, jadi kamu jangan ngebut lagi pas pulang. Bahaya, Ton. Apalagi sudah mulai gelap begini,” ujar Paman Ijul. “Ah,  tenang saja Paman. Aku ini kan Toni the Rossi, juara balap empat kali berturut-turut,” ujar Toni sedikit congkak. Paman Ijul menghela nafas, “Haah, terserah kamu deh Ton. Pokonya hati-hati aja.”
Toni pun pulang. Ia melaju dengan kecepatan normal. Namun di tengah jalan, ia berpikir, “Kalau aku sampai lebih cepat, aku punya waktu lebih banyak untuk ngotak-ngatik dan main hape baru. Pasti asyik nih.” Ia pun menambah kecepatan motornya.
Toni melaju dengan kencang. Mobil, motor, bus, dan truk ia balap layaknya balapan di sirkuit. “Hehehe, ini lebih mudah daripada saat bertanding beneran,” pikir Toni sambil terus menambah kecepatan motornya. Ia tampak sangat percaya diri.
Namun, kejadian tak terduga menimpa Toni. Karena hari sudah gelap dan ia melaju dengan kecepatan tinggi, Toni tidak melihat lubang yang ada di depannya. Kecelakaan tunggal tak bisa terelakkan. Toni terpental. Motornya ringsek. Hape barunya pun rusak.
Kisah Toni the Rossi ini dapat menjadi pelajaran bagi kita. Toni yang tidak mengindahkan peringatan Paman Ijul karena merasa hebat akhirnya menderita kecelakaan. Andai saja Toni tidak ngembut di jalan, Ia akan sampai di rumah dengan selamat dan dapat menikmati hape baru idamannya. Oleh karena itu, kita harus menuruti nasehat orang yang lebih tua dari kita apabila nasehatnya baik. Kita juga tidak boleh sombong walaupun kita adalah seorang juara.


1. Berikut ini adalah struktur dari teks eksemplum, kecuali . . . .
A. penegasan ulang
B. interpretasi
C. orientasi
D. insiden

2. Insiden yang terdapat pada teks “Toni the Rossi” adalah . . . .
A. Hape baru yang diidam-idamkan Toni sedang diskon.
B. Paman Ijul membuka konter hape hingga malam hari.
C. Toni menjadi juara turnamen amatir empat kali berturut-turut.
D. Toni menderita kecelakaan tunggal karena ngebut saat mengendarai motor.

3. Pernyataan yang sesuai dengan isi teks Toni the Rossi adalah . . . .
A. Paman Ijul menasehati Toni sebelum Toni pulang.
B. Toni pernah menjuarai turnamen Moto GP.
C. Motor milik Toni adalah motor matic.
D. Toni membeli hape pada siang hari.

4. Kata “melaju” memiliki arti . . . .
A. berlari
B. berputar arah
C. berjalan dengan cepat
D. mundur dengan perlahan

5. “Toni yang tidak mengindahkan peringatan Paman Ijul karena merasa hebat akhirnya menderita kecelakaan.”
Pola kalimat tersebut adalah . . . .
A. S-P-O-K
B. S-P-O
C. S-P-K
D. K-S-P

Bacalah teks di bawah ini.
...
Itulah akhir dari kebohongan Dolby si gembala. Karena Dolby kerap berbohong, orang-orang tidak mempercayainya lagi saat ia berbicara benar ( ... ) tak ada yang menolong saat domba-dombanya dimangsa serigala. Agar kita tidak kehilangan kepercayaan orang-orang terdekat kita, kita tidak boleh berbohong seperti Dolby si gembala. Dengan bicara jujur, hubungan kita ( ... ) orang lain akan tetap terjaga dan kita akan selalu dipercaya saat kita berbicara.

Advertisement
6. Penggalan teks tersebut adalah salah satu struktur teks eksemplum yang disebut . . . .
A. Interpetrasi
B. Orientasi
C. Evaluasi
D. Insiden

7. Antonim dari kata “kerap” adalah . . . .
A. selalu
B. sering
C. jarang
D. pernah

8. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah . . . .
A. Domba Dolby dimangsa harimau.
B. Dolby adalah orang yang tidak jujur.
C. Dolby tidak memiliki domba pada akhir kisah.
D. Tidak ada orang yang menolong Dolby saat ia meminta tolong.

9. Kata hubung yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang pada teks tersebut adalah . . . .
A. akan tetapi dan dengan
B. sehingga dan dengan
C. agar dan akan tetapi
D. agar dan namun

10. Kata “kita” pada teks tersebut merujuk pada . . . .
A. Dolby si gembala
B. Dolby dan penulis
C. penulis dan pembaca
D. teman dan tetangga Dolby

Bacalah teks di bawah ini.

Lanjutkan Pendidikan ke SMA atau SMK?

Bagi siswa-siswi SMP, khususnya murid kelas IX, pasti sudah mempunyai rencana untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. Saat ini ada dua lembaga pendidikan yang dapat dipilih oleh siswa-siswi SMP untuk melanjutkan pendidikan, yaitu SMA dan SMK. Kedua lembaga pendidikan tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu, siswa-siswi SMP perlu mengetahui lebih lanjut tentang SMA dan SMK agar dapat melanjutkan pendidikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
SMA memiliki beberapa kelebihan dan kekurangan jika dibandingkan dengan SMK. Salah satu kelebihan SMA adalah jurusan di SMA bersifat lebih umum dibanding SMK. Hal tersebut membuat murid SMA lebih bebas memilih jurusan saat kuliah sesuai dengan keinginan murid. Namun, karena jurusan di SMA bersifat umum, murid SMA tidak menguasai suatu bidang ilmu secara spesifik dan tidak dituntut untuk melakukan praktik kerja pada bidang pelajaran yang dipelajari. Hal tersebut membuat murid SMA belum memiliki keahlian khusus untuk bekerja.
Sama seperti SMA, SMK pun memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan SMK yang sangat menonjol jika dibandingkan dengan SMA adalah murid SMK dididik untuk siap menghadapi dunia kerja. Mata pelajaran yang dipelajari di SMK lebih spesifik dibanding dengan mata pelajaran SMA yang umum. Hal tersebut membuat murid SMK menguasai suatu bidang secara mendalam, baik dalam teori maupun praktik. Namun, pembelajaran yang fokus pada suatu bidang membuat siswa SMK tidak leluasa memilih jurusan saat ingin melanjutkan pendidikan ke universitas. Karena bidang pelajaran yang dipelajari saat SMK bersifat khusus, pilihan yang “aman” untuk diambil siswa SMK cenderung terbatas.
Dari penjabaran tersebut dapat kita lihat bahwa siswa SMA lebih diuntungkan dalam memilih jurusan di perguruan tinggi dan siswa SMK lebih diuntungkan dalam menghadapi dunia kerja. Dengan kelebihan dan kekurangan SMA dan SMK, siswa-siswi SMP dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, apakah ingin lebih bebas memilih jurusan di universitas atau ingin siap kerja dalam satu jurusan tertentu. Apa pun pilihan para siswa-siswi , yang paling penting adalah kesungguhan dalam menjalani pilihan itu. Dengan sungguh-sungguh, semua cita-cita siswa-siswi akan tercapai.


11. Kepanjangan dari SMK adalah . . . .
A. Sekolah Menuju Kemenangan
B. Sekolah Menengah Kejuruan
C. Sekolah Menengah ke Atas
D. Sekolah Menuju Kerja

12. Struktur yang terdapat pada teks tanggapan kritis tersebut adalah . . . .
A. paparan, gawatan, dan leraian
B. orientasi, komplikasi, resolusi, dan koda
C. evaluasi, deskripsi teks, dan penegasan ulang
D. latar belakang, rumusan masalah, dan penyelesaian

13. “Dengan sungguh-sungguh, semua cita-cita siswa-siswi akan tercapai.”
Pola kalimat tersebut adalah . . . .
A. K-S-P
B. S-P-K
C. S-P-O
D. S-P-O-K

14. Sinonim kata “jenjang” pada teks tersebut adalah . . . .
A. indah
B. tingkat
C. panjang
D. pendidikan

15. Pernyataan yang tidak sesuai dengan teks tersebut adalah . . .
A. Siswa SMK dididik untuk siap kerja.
B. Siswa SMA dapat melanjutkan kuliah.
C. Siswa SMK tidak dapat melanjutkan kuliah.
D. Siswa SMA tidak mendapatkan pendidikan khusus untuk bekerja.


Kunci Jawaban:


  1. A
  2. D
  3. A
  4. C
  5. B
  6. A
  7. C
  8. A
  9. B
  10. C
  11. B
  12. C
  13. A
  14. B
  15. C

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top