Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Pengertian dan Contoh Singkatan Lengkap

Pengertian dan Contoh Singkatan Lengkap - Pada artikel sebelumnya kita telah membahas mengenai akronim, kali ini kita akan membahas tuntas tentang singkatan. Sebagian besar dari kita masih menganggap bahwa akronim adalah sama dengan singkatan. Namun kenyataannya dua istilah ini berbeda. Lantas apakah yang membedakan singkatan dengan akronim??? Perbedaan terletak pada pelafalan. Baik singkatan maupun akronim keduanya merupakan kependekan dari suatu nama atau istilah tertentu yang dipendekkan membentuk satu kata atau gabungan kata. Akronim merupakan kata gabungan dari deret kata yang dapat dibentuk dari awal kata, atau suku kata atau deret kata sehingga membentuk kata baru. Sementara singkatan merupakan bentuk kependekan dari suatu istilah menjadi satu huruf atau lebih. Dengan demikian, akronim merupakan kependekan dalam bentuk kata, sementara singkatan merupakan kependekan dalam bentuk huruf. Oleh karena itu, pelafalan atau pengejaan keduanya berbeda. Perhatikan contoh berikut:

Perhatikan daftar kependekan di bawah ini, lalu tentukan manakah yang akronim dan manakah yang singkatan!

1. Sdr.
2. Wagub
3. HIV
4. ABRI

Dari keempat istilah diatas yang termasuk akronim ialah nomor dua (2) dan empat (4), sementara yang termasuk singkatan ialah sisanya yaitu nomor satu (1) dan tiga (3). Perhatikan cara membaca keempat istilah di atas:

1. Sdr. dibaca eS-De-eR
2. Wagub dibaca Wa-Gub
3. HIV dibaca Ha-I-Ve
4. ABRI dibaca AB-RI

Maka jelas singkatan yang dibaca adalah huruf sementara akronim yang dibaca ialah suku kata. Sama halnya seperti pada akronim, dalam membuat singkatan pun ada hal-hal yang harus diperhatikan. Adapun yang dapat dijadikan singkatan ialah:

a. Singkatan yang terdiri atas huruf besar


Biasanya singkatan ini merupakan kependekan dari suatu nama lembaga atau intansi atau suatu istilah yang diambil dari huruf awal pada tiap-tiap kata. Bentuk singkatan ini tidak menggunakan tanda titik. Contohnya:

1. HIV (dibaca Ha – I -Ve) singkatan dari Human Immunodeficiency Virus
2. SMA (dibaca eS –eM -A) : Sekolah Menengah Atas
3. SMS (dibaca eS –eM -eS) : Short Message Service
4. HTTP (dibaca Ha –Te –Te -Pe) : Hyper Text Transfer Protocol
5. HTML (dibaca Ha –Te –eM -eL) : Hyper Text Markup Language
6. WNA (dibaca We –eN -A) : Warga Negara Asing
7. KTP (dibaca Ka - Te -Pe) : Kartu Tanda Penduduk
8. RCTI (dibaca eR –Ce –Te -I) : Rajawali Citra Televisi Indonesia
9. TMV (dibaca Te- eM -Vi) : Tobacco Mosaic Virus
10. WA (dibaca We -A) : Whats App
11. COC (dibaca Ce –O -Ce) : Clash of Clans
12. BBM (dibaca Be –Be -eM) : Bahan Bakar Minyak
13. CV (dibaca Ci –Vi) : Curriculum Vitae
14. WHO (dibaca We –Ha – O) : World Health Organization
15. USA (dibaca U – eS- A) : United State of Amerika

b. Singkatan untuk gelar dan nama


Penggunaan gelar baik gelar pendidikan atau gelar dri segi budaya dapat disingkat yang dibentuk dari gelar tersebut dengan mengambil huruf pertama pada awal kata dan diikuti dengann tanda titik. Contoh:

1. S.Pd. (dibaca eS- Pe – de) : Sarjana Pendidikan
2. S.H. (dibaca eS – Ha) : Sarjana Hukum
3. S.E. (dibaca (eS – E) : Sarjana Ekonomi
4. M.Sc.  (dibaca eM – eS – ce) : Master of Science
5. Sdr. (dibaca eS –De – Er) : Saudara
6. R.A. (dibaca eR-A) : Radenn Ajeng
7. K.H. (dibaca Ka-Ha): Kiyai Haji
8. Herman H.S
9. S.B. Yudhoyono
10. P.M. (dibaca Pe – eM) Perdana Menteri
11. Sultan H.B XI
12. Ust. (dibaca U- es –t) : Ustad
13. S.T. (dibaca eS – Te) : Sarjana Teknik
14. S.Si. (dibaca eS – eS- i) : Sarjana Sains
15. Dr. (dibaca De – eR) : Doktor

Catatan: 

Untuk singkatan pada penulisan nama, gelar, atau jabatan diambil satu huruf atau lebih dari kata tersebut yang merupakan deratan huruf pada kata tersebut dan ditulis diawali dengan huruf kapital. Penulisan selalu diikuti dengan tanda titik untuk memisahkan singkatan kata yang satu dengan singkatan kata kedua. 

Advertisement

c. Singkatan dua kata yang ditulis dengan huruf non kapital dan diikuti tanda titik.

Merupakan singkatan dari dua kata umum yang populer, ditulis dengan huruf kecil dan selalu diikuti dengan tanda titik antar huruf pada singkatannnya. Contoh:

1. a.n. (dibaca a – en) : atas nama
2. d.a. (dibaca de – a) : dengan alamat
3. a.l. (dibaca a – el) : antara lain
4. u.p. (dibaca u – pe) : untuk perhatian
5. a.m. (dibaca a – em) : ante meridium
6. p.m. (dibaca pe – em) : post meridium
7. p.s. (dibaca pe- es) : post script
8. c.q. (dibaca ce – q) : casu quo (dalam hal ini)
9. a.l. (dibaca a –el) : antara lain
10. p.o. (dibaca pe – o) : pre order

d. Singkatan dengan tiga huruf dengan tanda titik


Frase umum dan populer lainnya yang terdiri atas tiga kata, biasa disingkat dengan mengambil huruf awal pada tiap-tiap kata, digabungkan kemudian diakhiri dengan tanda titik. Contoh:

1. Yth. (dibaca ye –te- ha) : yang terhormat
2. dll. (dibaca de –el- el) : dan lain-lain
3. dkk. (dibaca de- ka –ka): dan kawan -kawan
4. sbb. (dibaca eS – be –be) :sebagai berikut
5. yad. (dibaca ye –a –de): yang akan datang
6. ybs. (dibaca ye –be – es) : yang bersangkutan
7. dst. (dibaca de- es –te): dan seterusnya
8. sda. (dibaca es – de –a): sma dengan di atas
9. hlm. (dibaca ha- el –em) : halaman
10. cod. (dibaca ce –o – de) : cash on delivery

e. Singkatan untuk penulisan lambang kimia, ukuran, dan lainnya tidak menggunakan tanda titik


Contoh:

1. Rp (dibaca eR –pe) : Rupiah
2. Fe (dibaca (eF – e) : Ferrum (besi)
3. He (dibaca Ha- e): Hellium
4. Mg (dibaca eM – G): Magnesium
5. Na (dibaca eN – a) : Natrium
6. Ca (dibaca Ce- a) : Calsium
7. Ag (dibaca A- ge) : Argentum (perak)
8. Hg (dibaca Ha – ge): Hydrargium (raksa)
9. Kg (dibaca Ka- ge): kilo gram
10. MV (dibaca eM- Vi) : Mega Volt
11. KHz (dibaca Ka- Ha – Zet) : Kilo Hertz
12. dm (dibaca de- em ) : desi meter
13. PGA (dibaca pe- ge- a): Phospo glycerat
14. m/s (dibaca em per es) : meter per sekon
15. Cu (dibaca Ce –u ) Cupprum (tembaga)

f. Singkatan huruf dan angka

Sering kita temukan suatu istilah nama atau istilah yang disingkat dengan mengkombinasikannya menggunakan angka karena memiliki kesamaan awalan huruf. Angka digunakan untuk menunjukkan jumlah huruf pada singkatan atau dapat pula menunjukkan tanggal, jenjang, serta tipe. Contoh:

1. Melambangkan jumlah huruf

a) P2TK dibaca (pe –dua –te – ka) : Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan
b) P3KI (dibaca pe –tiga –ka –I): Penerus Perjuangan Perintis Kemerdekaan Indonesia
c) PSP3 (dibaca pe – es –pe –tiga): Pemuda Sarjana Penggerak Pembangunan di Perdesaan
d) SM3T (dibaca es –em- tiga –te): Sarjana Mendidik di Daerah Terpencil, Terluar, Tertinggal
e) P2B ((dibaca pe –dua –be) : Pusat Pengembangan Bahasa

2. Melambangkan jenjang

a) S1 -  s2 - S3
b) WP1 -  WP2 – WP3

3. Melambangkan tanggal

a) G30SPKI
b) WTC911

4. Melambangkan tipe

a) virus H5N1
b) virus H1N1
c) SJ1
d) X3
e) IP6
f) PS1 ,PS2, PS3 dst.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top