Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

loading...

Pengertian Pidato dan Penjelasan Lengkapnya

Pengertian Pidato dan Penjelasan Lengkapnya - Pasti pembaca tidaklah asing dengan istilah pidato atau bahkan sering diminta untuk memberikan pidato di depan banyak orang untuk menyambut acara tertentu atau memberi pengantar. Kali ini akan dibahas mengenai pengertian dan penjelasan lengkap terkait pidato.

Pidato adalah suatu kegiatan menyampaikan suatu ide, nasihat, gagasan, pesan secara lisan di depan orang banyak yang bersifat satu arah. Pidato digunakan sebagai media komunkasi untuk menyampaikan sesuatu, atau menghimpun suara, menggugah pikiran dan semangat para audiens. Dalam menyampaikan pidato ada beberapa aspek yang harus diperhatikan agar pidato yang disampaikan lebih berkesan. Aspek-aspek yang harus diperhatikan saat menyampaikan pidato antara lain:

- Bahasa, bahasa yang digunakan saat pidato harus diperhatikan sebelumnya. Penyampai pidato harus menganalisis bahasa apakah yang akan digunakan saat berpidato. Hal ini penting untuk menganalisis event serta peserta dalam event tersebut, seperti acara formal atau informal, peserta usia muda atau dewasa, atau campuran. Hal ini guna dapat mempersiapkan gaya bahasa yang cocok. Dengan demikian, akan lebih mudah menentukan gaya bahasa yang tepat sehingga pidato yang disampaikan lebih berkesan.
- Mimik, Ekspresi, dan Gestur merupakan perihal kedua yang juga harus diperhatikan. Hal ini dapat meningkatkan kesan akan ucapan yang disampaikan saat pidato.

Keterampilan pidato yang baik akan membuat seseorang senantiasa dipercaya untuk memberi pidato bahlkan kemampuan pidato dapat dijadikan suatu keterapilan untuk menjadiorator yang baik. Bagaimana kita tahu pidato yang disampaikan baik atau tidak???? Berikut merupakan ciri yang dapat dijadikan acuan untuk mengetahui mana pidato yang baik dan mana pidato yang kurang baik. Ciri- ciri pidato yang baik:

1. Pidato yang baik ialah pidato yang mudah dimengerti
2. Konten pidato tidak mengandung atau menyinggung unsur SARA (Suku, Agama, Ras, Antar golongan), hal ini untuk menghindari perpecahan atau pertikaian yang dapat terjadi.
3. Memiliki konten yang jelas, apa yang hendak disampaikan, serta sesuai dengan event yang berlangsung. Oleh karena itu, penting untuk menganalisa event serta peserta yang hadir sebelum berpidato.
4. Penyampaian pidato terbuka, ramah, santun, dan rendah hati. Hal ini penting untuk menciptakan kesan pada peserta yang hadir.
5. Pidato mampu menggugah semangat atau menarik bagi peserta yang hadir.
Advertisement

Pidato yang baik harus didukung dengan cara penyampaian yang baik. Hal ini agar penyampaian makna yang ingin disampaikan tidak terhalang karena sikap juru bicara yang berpidato yang mungkin dapat membuat peserta yang hadir kecewa. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat berpidato:

- Menghargai kemajemukan
- Tidak menyinggung perasaan orang lain
- Membangun nilai-nilai optimisme
- Mengutamakan asas keterbukaan empat, jujur, serta ramah

Persiapan yang dapat dilakukan sebelum berpidato:

- Menulis teks yang akan disampaikan saat berpidato
- Menyunting naskah, mempertimbangkan gaya bahasa yang henda digunakan yang disesuaikan dengan event yang akan berlangsung serta audiens
- Menyampaikan isi pidato. Dalam menyampaikan isi pidato dapat diperhatikan beberapa hal agar kesan yang disampaikan begitu bermakna bagi audiens. Berikut teknik pengembangan isi pidato:

• Menggunakan bahasa yang mudah dimengerti
• Menarik perhatian, dengan menggunakan sedikit candaan, cerita, perumpamaan atau hal lainnya yang dapat memecah kesunyian serta meningkatkan emosi audiens

Dalam menyampaikan pidato, ada beberapa metode yang dapat digunakan. Tidak ada batasan atau aturan dalam pemilihan metode mana yang akan digunakan saat berpidato di depan orang banyak. Metode-metode pidato yaitu:

1. Impromtu merupkan pidato yang tanpa persiapan, berjalan begitu saja. Biasanya pidato macam ini digunakan dalam sambutan-sambutan acara tertentu yang meminta kata-kata pengantar dari tokoh- tokoh tertentu tanpa terlebih dulu memberi tahu yang bersangkutan. 

2. Memoriter, merupakan teknik penyampaian pidato yang menghapal isi teks pidato. Biasanya digunakan saat berorasi. Meski isi teks dihapal, sering apa yang disampaikan diimprovisasi guna meningkatkan kesan akan isi pidato yang hendak disampaikan.

3. Naskah, pidato yang menyampaikan isi pidatonya dengan membaca teks. Biasanya digunakan untuk memberi pidato pada acara-acara formal yang memerlukan beberapa teori.namun demikian, meski cara penyampaian pidato dengan membaca, improvisasi perlu dilakukan. Gerak mimik serta hal lainnya perlu diperhatikan agar pidato terdengat tidak membosankan.

4. Ekstemporan, metode yang biasa digunakan saat ceramah. Dalam metode ini isi pidato disampaikan garisbesarnya terlebih dahulu. Kemudian akan diuraikan mendetail secara bertahap.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top