Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Contoh Surat Pribadi Untuk Ibu Tercinta

Contoh Surat Pribadi Untuk Ibu Tercinta - Surat adalah media komunikasi tulisan yang ditulis dengan menyampaikan maksud atau tujuan. Surat pribadi berisi pesan-pesan yang dikirimkan kepada orang- orang terdekat dari sipengirim surat yang berisikan maksud yang bersifat pribadi. Tidak ada aturan baku dalam penulisan surat pribadi. Pengirim surat dapat dengan bebas mengutarakan pesan- pesannya tanpa harus memperhatikan tata bahasa (EYD) atau format- format yang biasa diterapkan dalam surat resmi. Oleh karena itu, sangatlah mudah membuat surat pribadi. Gaya penulisan tulisan surat pribadi pun memilii ciri khas dari tiap-tiap penulis, atau bergatung pada tujuan penulisan surat. Dapat disimpulkan bahwa dalam penulisan surat pribadi maka akan ditemuka hal-hal berikut:

1.    Tidak terdapat kop surat
2.    Tidak ada nomor keluar surat
3.    Gaya bahasa bebas,

Dalam artikel ini akan diberikan contoh penulisan surat pribadi yang ditujukan untuk IBU.

Dearest: WANITA TERCANTIK SEPANJANG HAYAT,
IBUNDA TERSAYANG.
di Medan

Assalamualaikum,

Hai Mom, bagaimana kabarmu??? Semoga senantiasa dalam perlindungan Allah SWT., aamiin.  Jangan terlalu keras bekerja, jaga kesehatan ya. Alhamdulillah, putrimu disini baik-baik saja Mom, aku tak pernah melewatkan sarapan ataupun makan malam, jadi jangan khawatir akan keadaanku. Aku minta maaf Mom, karena sudah lama aku tak memberimu kabar. Akhir-akhir ini aku disibukkan dengan tugas – tugas kantor, banyak kasus yang sedang aku tangani. Tindak kejahatan di kota ini kurasa tak ada hentinya Mom, setiap hari selalu ada kasus orang hilang, perampokan, pembunuhan, dan kasus kejahatan lainnya. Namun begitu, aku sangat senang bekerja disini. Ini adalah impianku, pekerjaanku sangat menantang dan menyenangkan.

Oh iya Mom, aku ingin memberimu kabar baik, prestasiku selama bekerja sangat baik. Atasanku sangat senang dengan kinerjaku. Dan aku mendapat promosi untuk melanjutkan study ke Perancis untuk meningkatkan kemampuanku. Ah, ini bagaikan mimpi bagiku Mom. Kau ingatkan, dulu aku meninggalkan mimpiku untuk belajar ke luar negeri dan memilih pekerjaan ini. Teman-temanku banyak yang menyayangkan akan pilihanku, begitu juga denganmu kan, karena kau tahu benar kalau aku sangat ingin study ke luar negeri. Dan kaupun tau kalau aku sangat berat meninggalkan mimpiku itu, tapi satu hal yang memantapkan pilihanku adalah keadaan keluarga. Aku tak ingin mengorbankan keluarga demi meraih cita-citaku, aku tak sanggup melakukannya [lagi]. Sudah cukup kalian menderita karenaku, dan aku tak ingin mengulanginya [lagi].
Advertisement
 
Oleh karena itu aku ingin berhenti sejenak memikirkan ego-ku dan memilih kalian [karena aku sadar,kalian lebih membutuhkanku]. Sungguh aku tak menyesal Mom. Namun, Tuhan itu sangat misterius ya Mom, speechless aku dibuat-Nya. Tak ku sangka akan seperti ini, aku bagai mendapat “jackpot”. Di satu sisi aku mendapat pekerjaan di sisi lain aku diberi kesempatan juga untuk study ke luar negeri. Bagai sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Tak henti-henti aku bersyukur kepada-Nya, telah memberiku hadiah lebih dari yang kuminta. Kau memang benar Mom, bahwa Tuhan sangatlah adil, Mahakuasa atas segala sesuatu, ia kau benar Mom. Dan ini semua juga berkat doamu Mom.

Mom, aku ingin berterimaksih untuk semua yang telah kau berikan kepadaku, kasih sayang, nilai moral, serta doa yang senantiasa kau curahkan dalam tiap sujudmu menghadap-Nya. Tanpa semua itu darimu, aku tak akan sampai di titik aku sekarang ini, Terima kasih Mom. Dan aku meminta maaf atas setiap perilaku burukku kepadamu, sampai detik inipun aku belum mampu membalas atas apa kebaikanmu. Aku selalu ingat, bahwa kau tak pernah meminta balasan apapun dariku, aku tau itu Mom, kau selalu memberikan yang terbaik untukku, kau begitu tulus menyayangiku dan merawatku. Aku sangat bersyukur kepada Tuhan, karena telah menitipkanku kepada seorang manusia berhati malaikat. Oh Ayah, seleramu memang sangat bagus, ya. Terimaksih telah menjadi ibuku, Mom.

Minggu depan, aku mendapatkan ijin untuk mengurus administrasi untukkeperluan study-ku Mom, jadi aku akan pulang ke rumah dan tinggal untuk satu minggu setelah itu, aku akan berangkat ke Perancis. Jangan sedih ya Mom, karena sekarang aku akan jarang pulang. Kau pasti akan sering merindukan aku, begitu pula aku. Namun, setelah aku pulang dari Perancis, aku akan dipindahtugaskan ke Aceh. Jadi aku akan lebih sering pulang dibanding sebelumnya. Dan kau tak perlu sedih lagi menahan rindu. Jadi bersabar ya Mom, doakan aku disini.

Sudah dulu ya Mom. Aku akan bercerita banyak ketika aku sampai di rumah. I Love You.

Putrimu,

Sarah – Jakarta

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top