Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Contoh Percakapan Antara Penjual dan Pembeli Lengkap

Contoh Percakapan Antara Penjual dan Pembeli - Percakapan yang terjadi antara penjual dan pembeli berkisar mengenai perbincangan penawaran produk. Negosiasis pasti akan terjadi antar kedua subjek. Berikut merupakan contoh percakapan antara penjual dan pembeli.

Penjual: (menyambut dengan senyum ramah), selamat pagi Ibu, Selamat datang di Kantor Pemasaran Perumahan Megakarya, dengan saya Sarah konsultan perumahan Anda (sambil berjabat tangan)

Pembeli: Maria

Penjual: baik Ibu Maria, ada yang  bisa dibantu???

Pembeli: iya, saya sedang mencari sebuah perumahaan yang asri, kualitasnya oke, tapi harganya terjangkau. Ada?

Penjual: jangan khawatir, Ibu. Semua orang menginginkan hunian yang murah tapi gak murahan. Begitu juga dengan ibu, iyakan? Jangan khawatir. Kami bantu mewujudkan mimpi Anda memiliki hunian yang asri berkualitas, dengan harga terbaik.

Pembeli: iya betul. Saya ingin hunian yang murah tapi gak murahan. Apakah Anda memiliki yang saya cari?

Penjual: tentu ibu, silahkan duduk sebelah sini. Kita tentukan hunian mana yang cocok dengan ibu.

Pembeli: oke.

Penjual: sebentar Ibu, saya ambilkan katalog dulu ya...

Pembeli: oke

Penjual mengambil katalog sembari meminta office boy membuatkan kopi untuk calon pembeli.

Penjual: (memberikan kopi yang dibawakan office boy) kopinya ibu, biar obrolankita kita membosankan. (sambil tersenyum)

Pembeli: ohh,, iya terima kasih.

Penjual: ini katalog perumahan yang kami miliki dan yang ibu impikan (sambil meletakkan katalog di meja tepat dihadapan pembeli)

Pembeli: waw, ada empat katalog. Banyak juga.

Penjual: iya ibu, katalog ke lima sedang di proses menunggu finalisasi bangunan rumah yang baru. Kami memiliki banyak pilihan dengan harga terbaik yang ibu inginkan.

Pembeli: bisa jelaskan saja katalog mana yang lebih penting saya lihat. Ini satu katalog ada 50 lembar, daripada menyita banyak waktu. Berikan saja yang saya butuhkan.

Penjual: oke baiklah, saya sangat setuju dengan pemikiran ibu. Begini saja, beritahu saya detail hunian impian ibu. Agar kami lebih mudah dan cepat menemukan hunian terbaik untuk anda.

Pembeli: seperti di awal saya katakan, saya ingin hunian yang murah tapi gak murahan.

Penjual: oke saya mengerti. Di empat katalog yang Ibu pegang memiliki sedikit variasi dari ukuran, fasilitas, dan tentunya juga harga. Katalog 1 berisi pilihan rumah tipe 1 dengan dua lantai, ukuran 30x20, empat kamar dengan kamar mandi pada masing- masing kamar, lingkungan bersih, terdapat ruang sauna. Katalog 2 berisi rumah-rumah tipe 2 yang sedikit berbeda dengan katalog 1. Ukurannya 20x20 dengan tiga kamar. Sedangkan katalog tiga ukuran 20x15 dengan tiga kamar tanpa kamar sauna. Katalog empat berisi tipe rumah empat ukuran 15x15 dua kamar satu kamar sauna.bagaimana Ibu, sedikit terbantu???

Pembeli: iya sedikit. Rumah tipe satu ini pasti mahal ya..

Penjual: sesuai dengan kualitas dan layanan bu.

Pembeli: pembayaran bisa dicicil???

Penjual: kami memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk tetap dapat memiliki hunian impian dengan memudahkan pembayaran. Cicilan berlaku pada penjualan rumah kami tentunya.

Pembeli: kalau rumah tipe satu ini pembayaran metode cicilan bagaimana ya???

Penjual: kami berikan pilihan kepada pelanggan ingin membayar dalam tempo berapa tahun. Ini daftar harga yang bisa dilihat untuk metode pebayaran cicilan (memberikan daftar harga dari dalam map).

Pembeli: (menerima daftar harga yang diberikan penjual). Wow,, lumayan-lah ya. Memang sih saya akui lebih murah dari perumahan yang pernah saya kunjungi. Ini ada undian berhadiahnya???

Penjual: benarkan, Ibu sudah membuktikannya sendiri. jika ibu sudah mantap dengan harganya. Saya akan ajak ibu berkeliling untuk melihat-lihat rumahnya, sehingga Ibu akan benar-benar merasa yakin dengan pilihan ibu. Betl Ibu, kantor kami mengadakan undian berhadiah bagi para pembeli. Hadiah undian yang kami tawarkan yaitu umroh, mobil, uang tunai dan masih banyak lagi. Bagaimana Ibu??? Sudah menentukan pilihan???

Pembeli: saya jatuh hati dengan rumah tipe 1 ini. Bisakah kita kesana untuk memastikan???

Penjual: baik Ibu, Saya akan antar Ibu, mari lewat sini.
Advertisement

Penjual dan pembeli pun menuju lokasi tempat perumahan yang hendak dibeli oleh si Ibu yang berada tepat di belakang kantor pemasaran. Pembeli melihat- lihat lingkungan perumahan dan penjual menjelaskan fasilitas serta lokasi apa saja yang ada di dalam kompleks perumahan.

Pembeli: wahh ini lapangan olah raga ya?

Penjual: benar Ibu, di komplek perumahan kami menyediakan lahan sebagai pusat untuk bermain dan juga berolahraga jadi tidak perlu lagi jauh-jauh ke tempat gym atau pusat yoga dan sebagainya.

Pembeli: ada tempat gym dan yoga????  Wahhhhh, sangat mengasikkan.

Penjual: tidak hanya itu, sebelah sana ada wahana bermain, ada waterboom dan swimming poolnya. Sekedar untuk menghilangkan penat setelah lelah bekerja.

Pembeli: wahh, saya sangat suka. Memang saya akui. Ini benar-benar asri.

Penjual: (hanya tersenyum)

Akhirnya merekapun sampai di lokasi

Penjual: Ibu, kita telah sampai. Ini komplek rumah idaman tipe 1

Pembeli: gak kerasa ya, saya masih ingin melihat-lihat kompleks padahal. Waahh amazing, benar-benar indah. Bisa kita masuk??

Penjual: tentu silahkan. Ini adalah lantai dasar, dengan dua kamar utama. Di lantai dua ada dua kamar lagi dengan kamar sauna.

Pembeli: melihat-lihat sekeliling

Penjual: menjelaskan tiap detail properti yang terdapat di dalam rumah.

Pembeli: oke mbak Sarah saya mantap untuk membeli rumah tipe satu ini.

Penjual: (tersenyum ramah), baiklah Ibu, masih ingin melihat-lihat? Jika tidak, kita kembali ke kantor untuk mengurus administrasi pembayarannya.

Pembeli: oke, saya sudah tidak sabar ingin memilikinya.

Penjual: (tersenyum ramah) mari Ibu.

Pembeli: oh iya mari.

Penjual dan pembeli akhirnya menuju kantor dan melakukan administrasi pembayaran

Penjual: selamat Ibu, anda telah menmukan rumah idaman yang ibu cari selama ini. Terima kasih senang bisa mebantu ibu.

Pembeli: iya terimakasih mbak sarah. Saya permisi dulu.

Penjual: (tersenyum ramah) iya Ibu, selamat pagi.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top