Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Contoh Kutipan Langsung Kurang dari 4 Baris

Contoh Kutipan Langsung Kurang dari 4 Baris - Teknik mengutip langsung kurang dari empat baris sama halnya seperti kutipan langsung lainnya. Perlu diperhatikan sebelum memutuskan mengutip bahwa kutipan memang diperlukan untuk mendukung gagasan penulis. Dalam menulis kutipan langsung, pengutip tidak diperkenankan mengubah kata atau kalimat yang diambil dari sumber. Dengan demikian, pengutip tidak bertanggungjawab akan kesalahan yang terdapat di dalam kutipan yang dikutip. Untuk menulis kutipan kurang dari empat baris, perhatikan hal – hal berikut:

1. Karena kutipan kurang dari empat baris, maka kutipan ditulis satu alinea dengan teks 
2. Untuk membedakan dengan teks, penulisan kutipan hendaknya diberi tanda petik “....”
3.Mengungkapkan identitas pengarang atau penemu atau pembuat pernyataan yang dikutip, sertakan tahun terbit dan halaman kutipan

Berikut contoh artikel yang mengggunakan kutipan langsung kurang dari empat baris

Jerawat


Jerawat adalah masalah umum bagi sebagian orang bak laki- laki maupun perempuan. Seperti yang diutarakan oleh Kigmann (1995), “tak ada satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat di kulirnya”. Hal ini membuktikan bahwa tak seorangpun yang terbebas dari jerawat dalam masa hidupnya. Menurut Siregar (1991), “jerawat (akne vulgaris) merupakan peradangan kronik dari folikel polisebasea yang disebabkan oleh beberapa faktor dengan gambaran klinis yang khas”. Hal ini senada dengan yang diutarakan oleh “ jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minya (sebaceus gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. 

Advertisement
Mengapa jerawat muncul???

Banyak faktor yang dapat memicu munculnya jerawat. Penyebab jerawat paling umum adalah hormon, tumpukan minyak atau sebum di kulit berkolaborasi dengan bakteri. Jerawatkulit.com (2014) mengungkapkan, “ penyebab utama terjadinya jerawat adalah hormon dan genetika. Namun, penyebab ini tak sepenuhnya terjadi. Beberapa faktor lain seperti kosmetik, obat-obata, gaya hidup, dan makanan, juga dapat disebutjan sebagai pemicu timbulnya jerawat”. 

Banyak faktor memang yang dapat menyebabkan jerawat. Tumpukan sel kulit mati, bkteri, kosmetik, dan lain-lain adalah salah satunya.  Kulit kita terdiri atas lapis-lapisan kulit, pada lapisan paling atas merupakan lapisan kulit mati yang senantiasa mengelupas. Apabila tidak rajin membersihkan wajah maka tumpukan kulit mati ini akan menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat. Menurut  Koko Nata (2001)menuturkan, “ketika sel kulit mati bercampur dengan debu dan kotoran lain akan membentuk campuran tebal dan lengket yang dapat membentuk sumbatan berbentuk bintik hitam atau putih pada pori-pori kulit”. Tak hanya itu, setiap manusia memiliki tipe kulit yang berbeda-beda, normal, kering, dan berminyak. Tipe wajah berminyak paing sering beresiko mengalami wajah berjerawat. Produksi minyak berlebih dapat menutupi pori-pori jika tidak dibersihkan dengan benar dan juga akan membentuk tonjolan jearawat. Infeksi bakteri p.acne juga mampu membuat jerawat. Bakteri ini menginfeksi kelenjar minyak sehingga akan menimbulkan peradangan. Birnbaum (2003) menuturkan,” kelenjar minyak akan mengalami pembengkakan, sehingga akan tejadi peradangan yang menghasilkan abses [nanah]. Ketika benjolan ini pecah akan menyebabkan luka seperti bekas cacar dan meninggalkan pigmen yang cukup lama”.

Harap berhati-hati jua dalam memilih kosmetik. Hendaknya konsutasi  pada pakar kecantikan atau membaca ingridients kosmetik. Beberapa kosmetik mengandung bahan- bahan yang dapat meningkatkan produksi minyak, sehingga jika digunakan oleh orang degan tipe wajah berminyak akan mebuat semakin parah jerawat yang dapat muncul. Stres juga diyakini dapat memicu timbulnya jerawat. Hal ini karena stres membuat hormon tidak stabil, yang dpat menghasilkan kelenjar minyak menghasilkan minyak dalam jumlah berlebih yang dapat menyumbat pori-pori. 

Jika dalam riwayat keluarga ditemukan anggota keluarga mengalami jerawat bisa jadi faktor gen (menurun) menjadi penyebab munculnya jerawat. Jangan khawatir ladies, jearawat bisa disembukan kok, meski sebenarnya tidak diobati jerawat pasti akan hilang juga dengan sendirinya. Meski demikian memang jerawat dapat menggangu penampilan. Oleh karena itu jika kamu menderita jerawat yang sangat parah bisa dikondultasikan kepada dokter  kulit untuk menganalisa jenis jerawat dan memutuskan langkah pengobatannya. 

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top