Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

loading...

Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas Terlengkap

Contoh Kalimat Utama dan Kalimat Penjelas Terlengkap - Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai kalimat utama dan kalimat penjelas. Kalimat utama yaitu kalimat yangmengandung ide pokok atau inti pembicaraan yang bersifat umum. Sementara itu, kalimat penjelas ialah serangkaian fakta-fakta yang menjelaskan atau mendukung dari gagasan utama. Berbeda dengan kalimat utama, kalimat penjelas bersifat detail, terperinci. Letak kalimat utama, membedakan jeis paragraf. Kalimat utama yang terletak diawal paragraf disebut paragraf deduktif (umum ke khusus). Sedangkan kalimat utama yang terletak di akhir paragraf disebut paragraf induktif (khusus-umum). Berikut kelasindonesia.com akan memberikan contoh kalimat utama dan kalimat penjelas dalam suatu paragraf.

[Contoh 1]

Tingkat kejahatan di kota besar meningkat. Bagian kriminal kepolisian Cilandak, Jakarta Selatan mencatat terjadi kenaikan laporan tindak kejahatan sebulan terakhir. Tindak yang paling banyak terjadi yaitu kasus pencurian yang telah mencatat sekitar 237 laporan yang dikategorikan sebagai kasus pencurian. Meningkatnya kasus kejahatan di kota besar terjadi seketika pemerintah menaikkan harga BBM. Kasus pencurian dan pembegalan banyak terjadi di tempat-tempat yang sepi atau disaat jam sibuk. Kepala kepolisian Cilandak sedang menyelidiki, sekelompok genk yang diduga terlibat di balik tindak kejahatan ini. 

Pada paragraf diatas menggunakan pendekatan deduktif, yaitu pendekatan pengembangan paragraf dimana kalimat utama terletak di awal kalimat. kalimat utama dari paragraf di atas terletak di awal kalimat (BOLD typing), sementara itu kalimat setelahnya sampai akhir paragraf merupakan kalimat penjelas yang merupakan penjelasan dari gagasan utama.  

[Contoh 2] 

Dita merupakan anak dari keluarga petani yang miskin. Dita memiliki dua oranng kakak dan seorang adik. Meski orang tuanya miskin, Dita tidak mau untuk berhenti sekolah. Dita membantu orang tuanya dengan berjualan di sekolah. Hinaan, cacian sering dilontarkan oleh teman-temannya yang kaya raya kepada dirinya. 

Namun, hal tersebut justru membuat Dita semakin bersemangat untuk terus sekolah dan membantu orang tuanya dengan berjualan. Dita selalu ingat akan pesan orang tuanya. Kesuksesan akan datang kepada mereka yang bekerja keras. 

Contoh di atas merupakan paragraf dengan pola pengembangan khusus ke umum atau dikenal dengan induktif. kalimat utama terletak pada akhir paragraf (BOLD typing), sementara itu di awal kalimat dan seterusnya (sebelum kalimat utama) adalah kalimat penjelas paragraf. 

Advertisement
[Contoh 3] 

Bulan ramadhan adalah bulan yang paling istimewa. Seluruh umat islam di seluruh dunia bersuka cita atas datangnya bulan suci yang penuh ampunan, bulan ramadhan. Pada bulan ini, umat islam menjalankan perintah suci puasa penuh selama bulan ramadhan. Keistimewaan bulan yang istimewa ini adalah pintu-pintu dosa ditutup, sementara itu allah mengampuni semua dosa hamba-hambanya dan melipatgandakan amalan yang dilakukan selama di bulan suci. 

Adapun amalan-amalan yang dapat dilakukan saat bulan ramadhan selain puasa wajib yaitu, sholat tarawih, membaca alqur’an, dan lain-lain. Selain itu, datangnya bulan ramadhan membawa keuntungan bagi pedagang baik muslim maupun non muslim. Wisata kuliner dan fashion meningkat selama bulan ramadhan, mengingat persiapan untuk berbuka dan juga hari raya. Dengan demikian, bulan ramadhan membawa keuntungan bagi seluruh umat manusia. 

[Contoh 4]

Tindak kejahatan korupsi merupakan tindak kejahatan yang sama dengan membunuh umat manusia. Kasus korupsi telah banyak menjerat aparat (pemimpin) negara. Meski telah dibentuk komisi pemberantasan korupsi, praktik korupsi oleh oknum-oknum tidak berkemanusiaan tetap terjadi. Banyak yang mengusulkan perubahan jenis hukuman oleh pelaku tindak korupsi, seperti dihukum seumur hidup, dipotong tangannya, atau di hukum mati. 

Usulan-usulan ini muncul dari pengamatan hukuman korupsi di negara-negara tetangga yang efektif membuat pelaku dan masyarakat takut untuk tidak melakukan kejahatan korupsi. Uang negara yang diambil oleh koruptor adalah hak rakyat. Masih banyak rakyat negeri ini yang mengalami kesulitan, seharusnya uang tersebut untuk meningkatkan fasilitas, sarana dan prasarana untuk membantu rakyat-rakyat miskin. Dengan korupsi maka, jutaan rakyat miskin semakin menderita, dan tak sedikit dari mereka yang telah mengalami kematian akibat menahan sakit.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top