Portal pembelajaran Bahasa Indonesia secara Online

Daftar Contoh Kalimat Homofon Lengkap

Daftar Contoh Kalimat Homofon Lengkap - Pernahkah Anda menemukan kata-kata yang memiliki pelafalan atau bunyi yang sama tetapi arti dan penulisannya berbeda misalnya kata massa dan masa. Jika iya, kata-kata tersebut merupakan homofon.

Kata-kata yang berhomofon sangat sulit untuk diidentifikasi karena memiliki bunyi yang sama tetapi makna dan penulisannya berbeda. Oleh karena itu, kata-kata yang berhomofon perlu ditulis atau disandingkan dengan kata-kata lain sehingga membentuk suatu kalimat agar dapat diidentifikasi maknanya.

Daftar Contoh Kalimat Berhomofon

Berikut ini adalah daftar kata homofon beserta kalimatnya masing-masing.

Bang = Bank

Bang Andi gemar menabung uangnya di Bank Aman dan Nyaman.

Bang = panggilan untuk orang yang lebih tua kedudukannya.
Bank = Tempat menyimpan uang.

Masa = Massa

Jembatan itu ambruk karena massanya tidak kuat menampung berat masa yang berkumpul di atasnya.

Masa = kumpulan orang-orang banyak yang sedang berkumpul di temapat tertentu.
Massa = Berat partikel dari suatu benda.

Sangsi = Sanksi

Dia sangsi bahwa pencuri itu mendapatkan sanksi yang sangat berat di persidangan itu.

Sangsi = Perasaan ragu-ragu.
Sanksi = Hukuman yang diberikan akibat dari suatu perbuatan.

Disel = Di Sel

Penjahat kelas kakap itu ditangkap dan disel di sel nomor 7A.

Disel = Kata kerja yang bermakna pasif yang artinya dipenjara.
Di sel = Tempat menaruh penjahat-penjahat yang ditangkap di penjara.

Tang = Tank

Budi melempari tank yang  menuju rumah-rumah itu dengan tank yang ada di tangannya.

Tang = Perkakas rumah untuk memperbaiki sesuatu.
Tank = Kendaraan yang sering digunakan untuk keperluan perang.

Syarat = Sarat

Syarat – Syarat yang diajukan oleh instansi itu sarat akan intrik dan tipu muslihat.

Syarat = Ketentuan atau suatu kondisi yang harus dipenuhi.
Sarat = Suatu kondisi dimana hal tersebut penuh akan sesuatu.

Syah = Sah

Sultan Ibnu Badarudin Syah telah sah menjadi pemimpin Kesultanan Melayu terhitung dari tanggal 1 bulan Juni 2015.

Syah = Nama tambahan yang sering ditambahkan pada nama-nama orang melayu.
Sah = Suatu keadaan dimana hal tersebut telah resmi/telah diakui keaslian atau kebenarannya.
Advertisement

Rok = Rock

Para penyayi rock sering menggunakan rok sebagai aksesoris bernyanyi di atas panggung.

Rok  = Jenis celana yang sering dikenakan oleh wanita.
Rock = Salah satu aliran musik bergenre keras.

Kassa = Kasa

Setelah membeli kain kassa, aku harus membayarnya di bagian kasa.

Kassa = Salah satu jenis kain yang sering digunakan untuk keperluan laboratorium.
Kasa = Bagian atau tempat membayar barang yang telah dibeli.

Mint = Min

Karena matanya min, ayah salah memakan permen mint yang dia kira permen coklat.

Mint = Salah satu jenis permen yang terasa menyejukan di mulut.
Min = Keadaan dimana mata tidak bisa melihat benda-benda jauh atau dekat.

Selip = Slip

Aku selip menaruh slip SPP pembayaran bulan kemarin.

Selip = Keadaan dimana suatu barang hilang atau lupa menempatkannya.
Slip = Kartu tanda telah membayar atau telah lunas.

Band = Ben

Paman ben sejak dahulu senang bermain band dengan teman – teman sekolahnya.

Band = Suatu perkumpulan yang memainkan alat musik yang bervariasi dan menghasilkan nada yang indah.
Ben = Nama panggilan seseorang.

Pak = Pack

Sebelum mengirim barang – barang pesanan pelanggannya, Pak Ahmad mengecek barang – barang yang telah dipack.

Pak = Panggilan yang digunakan untuk memanggil orang tua laki – laki atau kependekan dari kata bapak.
Pack = Barang – barang yang dibungkus atau ditempatkan dalam satu wadah atau tempat.

Shock = Sok

Ani shock ketika mengetahui bahwa sepeda motornya tidak memiliki sok.

Shock = Keadaan kaget atau tidak siap akan suatu hal.
Sok = Bagian motor yang terbuat dari per untuk mengurangi kejutan pada motor.

Hoki = Hockey

Media menuduh kemenangan Team Star pada pertandingan Hockey tadi malam karena Hoki.

Hockey = Nama salah satu jenis permainan team yang dimainakan di atas es.
Hoki = Suatu keadaan dimana mendapat keuntungan yang tak diduga – duga sebelumnya.

Share :

Facebook Twitter Google+
Back To Top